Home Our Services

Skin Care > Tanda Bekas Lahir / Birth Mark / Angioma

Angioma adalah suatu kelainan pembuluh darah bawaan atau pembuluh getah bening yang biasanya ditemukan di dalam dan di bawah skin dan menyebabkan warna merah atau ungu di skin.Angioma bersifat jinak dari sel-sel endotelium pembuluh darah yang lebih sering terjadi pada bayi dan anak-anak. Angioma tidak ikut aktif dalam peredaran darah umum. Angioma bukanlah tumor neoplastik (ganas) / kanker sekalipun cenderung membesar. Orang awam sering menyebutnya sebagai birth mark / tanda lahir. Angioma seringkali merupakan bawaan lahir atau muncul segera setelah lahir dan bisa disebut sebagai tanda lahir. Sepertiga dari bayi-bayi yang baru lahir memiliki Angioma, yang gambarannya bervariasi dan biasanya hanya menyebabkan masalah beauty.

Angioma menurut insidensinya lebih 1,1% sampai 2,6% terjadi pada bayi dan 10% sampai 12% pada anak-anak di atas usia 1 tahun. Angioma 3-5 kali lebih sering terjadi pada perempuan ketimbang laki-laki. Tumor jinak pembuluh darah ini juga lebih sering terjadi pada anak kembar. Dan lebih banyak dijumpai pada bayi Kaukasia ketimbang Asia. Sangat jarang terjadi pada bayi Afrika-Amerika. Berdasarkan lokasi, Angioma hampir 60% berada di sekitar kepala dan leher, 25% berada di tubuh dan 15% terdapat di lengan atau kaki.Angioma biasanya tidak diturunkan. Meski begitu, sekitar 10 persen dari bayi dengan Angioma memiliki riwayat keluarga dengan tanda lahir tersebut.

Jenis Angioma bisa bermacam-macam. Angioma dapat dibagi menjadi Angioma kapiler, Angioma juvenile, Angioma kavernosa dan Angioma arterivenosa. Angioma kapiler merupakan yang paling sering ditemukan, karena wananya disebut juga hemagioma strawberry. Angioma juvenile lebih sering ditemukan pada daerah parotis, Angioma kavernosa umumnya diameternya lebih besar serta melibatkan struktur yang lebih dalam. Angioma arterivenosa merupakan suatu keadaan dimana terjadi hubungan yang abnormal antara arteri dan vena. Perlu dilakukan pemeriksaan lanjutan apabila dicurigai ada hal yang lebih serius dari sekadar Angioma.

Angioma bisa dijumpai pada bayi baru lahir. Namun, sangat jarang dijumpai Angioma yang muncul sejak janin dan muncul secara penuh pada saat lahir. Rata-rata usia saat Angioma muncul adalah dua minggu setelah lahir. Sekitar 30 persen Angioma sudah tampak sejak saat bayi lahir, yang 70 persen baru muncul dalam satu atau empat minggu setelah kelahiran. Namun, pada Angioma tipe kavernosa, tidak bisa dilihat hingga bayi berusia 3-4 bulan. Pada sepertiga bayi, tanda awal Angioma bisa diamati saat mereka berada di ruang perawatan anak. Angioma tidak muncul saat dewasa.

Sebagian besar Angioma akan mengalami regresi (involusi). Pola pertumbuhannya dibagi dalam tiga fase atau tahapan. Fase proliferatif atau masa pertumbuhan secara cepat terjadi pada 6-12 bulan. Kemudian terjadi proses penyusutan yang mulai melambat di usia 1-7 tahun. Diakhiri pada tahap tidak akan tumbuh lagi. Angioma akan mengalami kemunduran secara komplet pada sekitar 50 persen anak di usia 5 tahun dan 70 persen di usia 7 tahun. Penyusutan berakhir saat anak berusia 10-12 tahun. Yang terlihat hanya sedikit sisa jaringan lemak. Bahkan, ada pula yang terlihat seperti skin normal.

Pada beberapa anak proses regresi tersebut tidak terjadi secara total. Dalam beberapa kasus, meskipun persentasenya sangat kecil, Angioma dapat mengganggu. Apalagi, bila berada di bagian tubuh vital. Misalnya, menutupi sebagian mata atau mulut, sehingga mengganggu proses makan dan penglihatan.

Angioma dapat berbahaya, meskipun persentasenya sangat kecil. Yakni, bila sampai muncul di berbagai organ dalam tubuh. Seperti hati, usus, organ pernapasan, bahkan otak. Angioma ini akan menimbulkan gangguan proses kerja organ tersebut. Angioma ini sangat sulit dideteksi, karena tidak nampak. Angioma di bagian dalam tubuh disebut Angiomatosis, ia perlu mendapatkan pemeriksaan lebih komprehensif dengan ultrasonografi untuk memeriksa seluruh tubuhnya, memastikan apakah terjadi luka di dalam tubuhnya. Sebagai gambaran, hanya sekitar satu persen dari anak yang mengalami Angioma yang dapat menimbulkan komplikasi yang membahayakan nyawa mereka.

Salah satu cara perawatan terhadap kasus Angioma yaitu terapi laser. Laser atau Light Amplification by Stimulated Emission of Radiation adalah seberkas sinar dengan panjang gelombang tertentu, dengan energi sangat tinggi, dan dapat menghancurkan sel target yang dikehendaki.

Keuntungan penggunaan laser adalah dapat diarahkan pada area yang sempit, kerusakan pada jaringan menjadi minimal, dan penyembuhan luka menjadi lebih cepat. Laser inipun cukup aman untuk penggunaan pada bayi dan anak-anak Bila Anda ingin menggunakan terapi laser ini, sebaiknya berkonsultasi dengan beauty skin care clinic yang berlisensi untuk membantu Anda memilih penanganan dengan terapi laser yang terbaik untuk kondisi Anda.

Konsultasikan problem Anda dengan spesialis kulit di Beauty Clinic & Skin Care Clinic - Inasa Clinic. Hubungi Inasa Clinic yang terdekat dengan Anda, klik disini